ZEN Atap Simulator pada Ruang ABK

Assalamu'alaikum wr.wb.
Hai, apa kabar?
Saya harap baik-baik saja karena pada kesempatan ini saya akan menjelaskan tentang zen pada pekerjaan simulator yang mendapat bagian atap simulator.


   Zen adalah bahasa Jepang yang berasal dari bahasa mandarin "Chan". Kata "Chan" sendiri berasal dari bahasa Pali "jhana" atau bahasa sanskerta dhyana( ध्यान ). Dhyāna adalah sebuah kondisi batin yang terpusat yang ditemui dalam meditasi. Terminologi Tao digunakan untuk mengekspresikan dalam sebuah praktik yang disebut ko-i, yang berarti “sesuai dengan konsep-konsep”.


   Ajaran Zen dapat disamakan dengan “jari yang menunjuk bulan. Namun, tradisi Zen juga memperingatkan hal yang berlawanan dengan ajarannya, bahwa jari yang menunjuk, adalah wawasan itu sendiri.

  Berbagai tradisi meletakkan berbagai penekanan dalam ajaran dan praktik mereka terdapat 2 cara yang berbeda untuk memahami dan benar-benar mempraktikkan Zen: 
1. Pen chueh mengacu pada keyakinan bahwa pikiran seseorang telah tercerahkan sejak awal, 
2. Shih-chueh mengacu pada keyakinan bahwa pada suatu titik dalam waktu, contohnya: kita meloloskan diri dari penjara ketidaktahuan dan kebodohan menuju visi realisasi Zen yang sebenarnya: "Pencerahan kami adalah abadi, namun realisasi kita terjadi pada saatnya.” Menurut keyakinan ini, mengalami momen kebangkitan dalam hidup ini adalah sesuatu yang sangat penting.

   Seni Zen berusaha keras untuk mengungkapkan intisari sejati dunia melalui pencarian untuk penerangan "sesaat" juga menyebabkan perkembangan penting sampai sejauh pendapat bahwa setiap kegiatan manusia merupakan sebuah kegiatan pertempuran untuk cara hidup Samurai karena menekankan pada diri ketenangan, kewaspadaan, dan kerelaan dalam menghadapi kematian. 


                



Zen adalah langkah, ide, sikap untuk melakukan perbaikan atas hasil karya yang telah ada.

Tim mengerjakan pekerjaan sesuai bahan yang telah direncanakan awal pengerjaan. Selama melakukan pengerjaan setiap anggota Tim membuat zen pengerjaan masing-masing dengan tujuan untuk memperbaiki hasil karya dengan ide dari tim dan membiarkan bahan perencanaan awal tetap berjalan untuk dikerjakan.


Berikut ini zen saya:
Alat:
- Gerinda
- Sekrup Drywall 2 inchi
- Meteran Titan 3m x 16mm
- Bor Maktec
- Spidol


Bahan:

- Baja WF lurus 
- Baja WF lengkung


Langkah kerja:
1. Baja wf lurus di potong menggunakan gerinda :
    1. 2m 8 potong
    2. 4m 1 potong
    3. 6m 2 potong
    4. 10 cm 12 potong
    5. 8 cm 2 potong
2. Baja Wf lengkung dipasang dengan menggunakan bor dan sekrup dipasang pada bagian depan- belakang simulator
3. Baja WF 2m dipasang lurus mengikuti lengkung dengan jarak 10 cm antar baja WF 2m yang telah diukur dengan meteran dan spidol sebagai pemasangan baja wf dengan bor dan sekrup.
4. Baja WF 10cm dipasang sebagai penghubung antar baja wf 2m yang telah dipasang dengan bor dan sekrup.
5. Memasang baja WF 4m dipasang pada bagian centerline dengan bor dan sekrup.
6. Memasang baja WF pada bagian tampak depan-belakang simulator dengan bor dan sekrup. 
7. Memasang baja WF 6m pada bagian centerline dibawah baja WF 8cm dengan bor dan sekrup pada bagian sisi kiri dan kanan.




Alasan saya memilih Baja WF karena kekuatan untuk menanggung beban yang datang dari luar. Sifat penting dari Baja WF adalah kekuatan tarik.


Sekian dari saya apabila ada kesalahan kata mohon maaf untuk yang sebesar-besarnya. Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh
























Komentar

  1. apakah tidak habis banya dan susah menggunakan bahan dan konstruksi seperti itu?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih atas sarannya, saya mengira bahwa menggunakan baja wf itu akan menghabiskan banyak biaya.

      Hapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pengujian konstruksi atap Simulator

Wallpaper untuk interior

Desain Simulator ABK